Pj.Sekda H. Beangga Harianto Pimpin Rakor Penerapan  Tunjangan TPP PNS Berbasis e-Kinerja

Rumbia, Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar rapat koordinasi untuk menyeragamkan model penilaian kinerja pembayaran tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengabdikan diri di lingkup Pemkab Bombana. Kegiatan ini dimotori  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana sebagai leading sektor yang menangani masalah evaluasi kinerja pegawai. Rapat koordinasi dipimpin Pj. Sekda Bombana H. Beangga Harianto, yang didampingi asisten III, H. Engki dan Kepala BKPSDM Rusman Idja. Pelaksanaan rapat bertempat di Auditorium Tanduale Sekretariat Daerah, Rabu (04/03/2020) yang dihadiri asisten I dan II, staf ahli Bupati, para Kepala OPD, pejabat administrator, pejabat pengawas, kepala UPTD Pengendalian Penduduk dan KB, Puskesmas, Camat dan Lurah lingkup Pemerintah Kab. Bombana.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, model penilaian pembayaran tambahan penghasilan pegawai kepada segenap PNS di lingkup pemkab Bombana yang berhak mendapat TPP, hanya berpatokan pada disiplin kehadiran kerja, kini penerapan tunjangan TPP yang akan dibayarkan pada tahun 2020 berpedoman pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 061-5449 tahun 2019 tentang Tata cara Persetujuan Menteri Dalam Negeri terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah dan Peraturan Bupati Bombana Nomor 69 tahun 2019 tentang Pedoman Penghitungan dan Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Pembayaran tunjangan TPP tidak lagi semata-mata mengandalkan rekapitulasi kehadiran yang dihasilkan melalui fingerprint,      untuk dapat membayarkan tunjangan tambahan penghasilan pegawai, namun sudah terdapat penambahan item sistem penilaian yang didasarkan atas penghitungan capaian kinerja pegawai yang meliputi dua unsur yaitu unsur disiplin kerja dan unsur prestasi kerja, dimana unsur disiplin kerja itu sendiri paling besar berkontribusi terhadap 40 persen TPP dan prestasi kerja paling besar berkontribusi terhadap 60 persen, sehingga bila diakumulasi dari unsur disiplin kerja dan prestasi kerja paling besar seratus persen.

Kepala BKPSDM Kab. Bombana mengatakan, “saya tidak inginkan dengan diberlakukannya e-kinerja ini lalu harus ada kita punya staf-staf yang harus  terluka, itu tidak saya inginkan, kita semua tidak ingin ada yang terluka, tetapi sekalipun kita tidak inginkan hal itu terjadi, namun kalau yang bersangkutan minta dilukai maka apa boleh buat. Maksud saya semua capaian kinerja kita setiap harinya itu harus tercapai 50 – 60 persen, jangan sampai nanti setelah kita beri penilaian ternyata dalam satu bulan tidak tercapai 60 persen, maka kalau tidak mencapai 60 persen kira-kira bagaimana, kinerjanya hancur”, Ungkap Rusman Idja.

Pj. Sekda Bombana dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Bombana adalah daerah yang cepat menyesuaikan perkembangan dengan dunia Information and teknologi dalam melaksanakan fungsi-fungsi pelayanan publik maupun dalam tugas-tugas pemerintahan lainnya, serta peduli dengan kesejahteraan pegawainya.

Ia berharap, atasan langsung atau pejabat yang memberi penilaian kinerja pada bawahannya benar-benar profesional, bukan atas dasar kekeluargaan, suka atau tidak suka dengan pegawai bersangkutan, “ sebelum kita memberi penilaian kepada bawahan, maka kita nilai dulu diri kita, barulah kita bisa memberikan nilai bawahan kita berdasarkan capaian kinerjanya  secara adil dan profesional,” ungkapnya.

“Kuncinya disini rasa malu, ada beban moral yang melekat pada diri kita, ketika itu sudah ada saya kira aman dalam kita memberi penilaian bawahan” terangnya. Ia menaruh harapan kepada segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah “Saya minta dari ujung kaki sampai ujung rambut, kita urus baik-baik ini tunjangan tambahan penghasilan pegawai, karena saya ikut bertanggung jawab disini dengan jabatan saya sebagai jenderal PNS saat ini, tinggal bagaimana untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kita di dunia maupun di akhirat nanti, yang penting saya sudah beri tahu tinggal kalian mau jalankan dengan baik atau tidak”, ungkap H. Beangga Harianto.

Pj.Sekda H. Beangga Harianto Pimpin Rakor Penerapan Tunjangan TPP PNS Berbasis e-Kinerja